Penulis: agus_sanusi

Toleransi dan Tawa Tuhan

“Manusia berpikir, Tuhan pun tertawa”, tulis Milan Kundera. Benarkah Tuhan tertawa saat kita manusia berpikir? Sebagai sebuah kenyataan faktual tentu kata-kata tersebut mengada-ngada dan malah absurd. Bahkan saya yakin bahwa tidak ada seorang pun yang mampu membuktikan secara faktual kebenaran kata-kata, yang disitir Milan Kundera dari sebuah peribahasa Yahudi tersebut. Tapi toh kita masih bisa me...

G.E Moore : Kembali Kepada yang “Baik

George Edward Moore adalah seorang filsuf Inggris. Ia juga merupakan seorang Profesor Filsafat di Universitas Cambridge. Pemikiran filsafat dan etika dari Moore ia dapatkan ketika berada di Universitas Trinity pada tahun 1898 dan akhirnya ia melanjutkan pembelajarannya di Universitas Cambridge dalam bidang filsafat mental dan logika pada tahun 1925-1939. Moore menjadi seorang yang terkenal karena ...

Behaviorisme: Jalan Menuju Teknologi Kelakuan

Bagi beberapa orang yang terlampau percaya pada dunia batin dan kebebasan mutlak manusia, teknologi kelakuan bukanlah hal yang menyenangkan. Apalagi mereka yang berpikir seperti laba-laba, yaitu membuat jaring pemikiran sebagai tempat berteduh dan menangkap mangsa. Menganggap isi perut mereka sebagai pemikiran murni kemudian sampai pada kesimpulan yang membenarkan pikiran mereka sendiri. Orang-ora...

89 Tahun Sumpah Pemuda dan Politik Kebajikan

Tidak satu bangsa pun di dunia yang berani menafikkan peran pemudanya, termasuk dalam kehidupan kebangsaan Indonesia. Sejak masa sebelum kemerdekaan sampai mengisi kemerdekaan, pemuda selalu berada di garda terdepan, menjadi aktor sekaligus sutradara dari perubahan yang terjadi. Mari kita coba ingat kembali peran pemuda yang pertana pada 1908-1928 pemuda memainkan peran sebagai pemersatu. Pada per...

Berpikir Ala Filsuf

Membaca Russel, mengingatkan saya pada diktum Socrates bahwa hidup yang tidak pernah direfleksikan adalah hidup yang tidak pantas di jalani. Seperti Socrates, Russel percaya pada kekuatan budi (baca; rasio) manusia untuk memeriksa hidupnya, terutama ketika berhadapan dengan kenyataan bahwa sebagian besar manusia, hidup dengan setumpuk keyakinan yang berbeda satu sama lain, dan tidak memiliki pembe...

Lost Password

Register

Social Login