Share This Post

Politik

Luciana Kho menghimbau Tak ada lagi Istilah Pribumi dan Non Pribumi

Luciana Kho menghimbau Tak ada lagi Istilah Pribumi dan Non Pribumi

 

Caleg PSI Sumut 10 ( Siantar – Simalungun ) Luciana Kho, SE / Kho Cui Chin adalah wanita keturunan Tionghoa – Jawa yang juga Sekretaris Dewan Pim­pi­nan Wilayah (DPW) Soli­da­ri­tas Indonesia Bersatu Su­ma­­tera Utara (SIB Sumut) me­ng­imbau agar masyarakat Su­mut tidak mengu­nakan is­ti­lah pribumi dan non­pri­bu­mi lagi. Tahun lalu Luciana Kho, SE sebagai Tokoh Pergerakkan pernah diwawancarai oleh beberapa Media di Sumut mengenai hal ini.

Sebab, sejak pasca­re­for­masi peng­gunaan kata ter­sebut dihapus, yang ter­tuang dalam Instruksi Presiden Nomor 26 Tahun 1998 ten­tang menghentikan peng­gunaan istilah pribumi dan non­pri­bu­mi dalam semua per­umu­san dan penye­leng­garaan ke­bi­jakan, peren­ca­naan program, ataupun pe­lak­sanaan kegiatan penye­le­nggaraan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Caleg PSI Lu­ciana, SE / Kho Cui Chin yang akrab disapa Luci kepada teman2 PSI di Sumatera Utara yang menjadi Team Sukses beliau agar kami juga ikut menyuarakan penghapusan istilah tersebut yang masih terngiang ditelinga kita sehari hari, Senin (27/11)

Menurut Luci, dihapusnya istilah pribumi dan non­pribumi tersebut juga di­perkuat dengan Undang-Un­dang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Dis­kri­minasi Ras dan Etnis serta hasil aman­demen UUD 1945.

“Istilah pribumi dan non­pribumi sangat rentan me­me­cah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Apalagi saat ini menje­lang pemilihan Presiden se­cara langsung tahun 2019 mendatang,” ucap Luci kepada Team.

Dia juga menyebutkan setelah berla­ku­nya UU 12 Tahun 2006 tentang Kewar­ganegaraan Republik Indonesia, ma­ka setiap manusia yang lahir di Indonesia di­anggap warga negara Indonesia (WNI), tanpa ada embel-embel pribumi atau non­pribumi yang melekat karena perbe­daan latar be­lakang etnis. Sehingga yang di­berla­kukan saat ini adalah warga negara.

Lebih lanjut dika­ta­kan­nya, menjelang pileg / pil­pres 2019 persoalan pri­bumi dan non­pri­bumi sengaja dihem­bus­kan oleh orang-orang tak ber­tanggung jawab demi ke­pen­tingan golongan atau kelompok tertentu.

“Fitnah atau hoax men­ju­rus ke arah Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) sengaja dihembuskan oleh orang-orang tidak ber­tang­ung jawab demi kepen­tingan golongan dan ke­lompok ter­tentu ,” ujar Luci

Untuk itu, katanya ma­sya­rakat sudah harus cerdas dan cermat dalam menyi­kapi isu-isu tersebut yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Masyarakat jangan mudah terpancing isu mura­han, persatuan dan kesatuan dalam kebi­nekaan harus tetap dijaga

Luciana Kho SE / Kho Cui Chin dan DPW SIB Sumut, sendiri tetap berko­mitmen pada visi dan misi yakni menjadi mitra pemerintah dalam mewu­judkan, menerus­kan pem­bangunan nasional dan turut serta berperan aktif dalam men­jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Caleg Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Sumut ( Dapil Siantar - Simalungun ) juga Sekretaris Dewan Pim­pi­nan Wilayah (DPW) Soli­da­ri­tas Indonesia Bersatu Su­ma­­tera Utara (SIB Sumut) 

Share This Post

Leave a Reply

Lost Password

Register

Social Login