Share This Post

Politik

Mengenal Caleg Termuda

Mengenal Caleg Termuda
Mengenal Caleg Termuda Dapil Provinsi Jatim 7 (Blitar,  Tulungagung)
Grantika Pujianto, nama yang sudah tak asing lagi buat warga Blitar dan sekitarnya, sosok pemuda yang punya hobi berpetualang, fotografi,videografi dan juga aktif sebagai penggiat wisata ini telah maju untuk bertarung menjadi Caleg DPRD Propinsi Jatim dapil 7 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meliputi Blitar dan Tulungagung periode 2019.
Grantika Pujianto menjelaskan ketertarikannya di dunia politik ini tidak lain adalah untuk mengawal aspirasi masyarakat dan tentunya berjuang untuk menangani permasalahan bersama negeri ini yaitu Melawan Korupsi, Anti Intoleransi,Terorisme dan Diskriminasi yang sering tertuju kepada kelompok tertentu dan minoritas, ini adalah permasalahan utama negeri ini dan kita semua tau itu.
Dalam diskusinya dengan penulis, Grantika menyampaikan beberapa kalimat yang menginspirasi tak ter kecuali alasan dan visi misi nya maju menjadi Calon Anggota Legislatif tahun 2019, diantaranya sebagai berikut :
Moto
*Muda, Santun, Berani Beda, Anti Korupsi, Kreatif, Inovatif dan Siap Berkarya untuk Membangun Bangsa!*
Visi
*Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia*
Misi
1. *Mendengar dan Menperjuangkan Aspirasi Pemuda, Perempuan, Komunitas dan kepentingan masyarakat luas tanpa ada batasan apapun*
2. *Memanfaatkan IT (informasi teknologi dan komunikasi) khususnya ekonomi digital untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan perekonomian rakyat.*
3. *Menjadi wakil Rakyat yang jujur, santun, mengayomi, peduli dengan Kelestarian Alam, terjun langsung ke masyarakat, peduli dengan lingkungan hidup, aktifis seni untuk mewujudkan jawa timur yang Asri dan Berbudaya.*
“Tadinya aku sama seperti kalian jengkel dengan politisi dan partai politik saat ini, ngakunya sih Wakil Rakyat, tapi kok nggak mendengarkan Aspirasi Rakyat, apa lagi Aspirasinya Anak Muda dan Perempuan, banyak politisi tersangkut korupsi, wajah parpol pun di hiasi orang orang lama, tanpa darah biru politik dan modal besar sulit untuk mendapatkan peran besar dalam politik, akibatnya nggak heran banyak anak muda jadi apatis dengan politik, kesel dan kecewa wajar aja, tapi kalau kita hanya protes dan galau di media sosial, kondisi ini nggak akan berubah, suka atau tidak politik itu sendiri sebenarnya mulia, mulai dari harga bahan pokok di pasar, pendidikan, kesehatan atau pelayanan masyarakat semuanya merupakan produk politik, jadi politik itu jangan di jauhi, kalau kita tidak percaya dengan partai politik yang lama, kenapa tidak kita rancang saja kendaraan politik yang baru, dengan cara dan perilaku politik yang baru, semua orang bisa berkontribusi sesuai keahlian dan kemampuannya masing masing.
Di PSI (Partai Solidaritas Indonesia) semua orang sejajar, nggak ada tokoh besar di sini, justru bersama sama kita akan mencari dan mendukung tokoh tokoh muda yang baik, kreatif, inovatif, cerdas, berkompeten dan berkomitmen tinggi untuk melayani masyarakat, bayangkan kalau kendaraan baru kita bisa mengantarkan pemimpin pemimpin muda yang berkualitas, pasti indonesia menjadi keren banget. Jujur ini keputusan yang sulit, tapi akan menjadi mudah karena ada jutaan anak muda dan perempuan Indonesia yang berbagi cita cita dan harapan yang sama, ini keputusan yang berat, tapi juga ringan, karena ada jutaan tangan dan bahu yang akan menjinjing ikut memikul beban perjuangan, kami bukan siapa siapa tanpa kamu dan kalian semua anak muda Indonesia.
Dengan ini saya juga berharap kepada Anda dan Seluruh lapisan Masyarakat, orang orang baik, yang peduli dengan masa depan negeri ini, pemberani, aktivis, cerdas, kreatif, inovatif, punya keahlian di bidang khusus, dan berkomitmen untuk sama sama membangun bangsa ini supaya lebih baik lagi, mari bergabung bersama kami dan jadilah Relawan Kami untuk mewujudkan cita cita mulia ini, cita cita menuju Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Negeri ini sedang dilanda penyakit menular yang berbahaya, yaitu Korupsi yang sekarang sudah bisa di bilang sangat mengakar sekali, saya ingin ikut serta memberantas para koruptor ini dengan suatu sistem dan pemanfaatan dunia IT yang akan membuat para koruptor ini jera dan tidak akan mencuri lagi uang Rakyat dan Negara. 17 April 2019 nanti, kita semua harus memilih siapa yang menjadi wakil rakyat di parlemen Indonesia. Saya adalah salah satu seorang anggota PSI yang akan bertarung untuk memperoleh satu kursi di Parlemen.
Salah satu saran yang berulang kali kami dengar dari para senior, cara termudah untuk menarik suara rakyat adalah dengan bagi-bagi uang.
Bahkan ada pepatah: NPWP (Nomor Piro Wani Piro, alias: Nomer berapa, Berani Berapa?)
Tapi kami di PSI tidak akan melakukannya karena kami percaya praktek menyuap rakyat itu akan menghancurkan negara ini.
Kita sebagai generasi Milenial jangan takut untuk berpolitik, karena politik tidak utuk di jauhi tetapi untuk di kelola dengan baik dan maksimal, jika kita orang orang baik tidak masuk di dunia politik, mereka orang orang jahat akan lebih leluasa mempermainkan politik, apa jadinya jika pejabat di negeri ini di isi oleh orang orang jahat, orang orang yang tidak percaya dengan politik negeri ini sama artinya tidak percaya dengan demokrasi dan itu berarti memberikan peluang kepada mafia politik di negeri ini untuk leluasa mengelola Anggaran Negara, maka dari intu mari masuk ke dalam politik dan jadilah bagian dari orang orang baik negeri ini” ucap Grantika Pujianto
Grantika pujianto mengajak kepada masyarakat indonesia khususnya generasi Milenial untuk ikut memperbaiki negeri ini dengan cara menyalurkan hak pilihnya kepada orang orang baik dan tentunya siap memberantar korupsi di negeri ini.
Muda, Berani Beda dan Anti Korupsi, Itu Kita!
Nur Annisa - Dalam diskusinya dengan penulis, Grantika menyampaikan beberapa kalimat yang menginspirasi tak ter kecuali alasan dan visi misi nya maju menjadi Calon Anggota Legislatif tahun 2019

Share This Post

Leave a Reply

Lost Password

Register

Social Login