Share This Post

Umum

Perang Jangka Panjang, bagaimana garis belakang kita?

Perang Jangka Panjang, bagaimana garis belakang kita?

Partai PSI, Perjuangan kita jangka panjang. Sejarah memperlihatkan para pejuang yang sangat kuat sekalipun bisa terluka dan membusuk sampai berbahaya kalau berusaha disembuhkan. Tapi masih ada orang-orang yang sangat berjasa dan hidup begitu memprihatinkan, dalam kekurangan, hampir dilupakan, tapi masih berbau harum.

Teman teman, marilah kita berusaha membantu mereka, mengobati luka mereka selagi masih baik bagi kita. Dengan mengobati luka mereka kita sekarang kita menabung untuk mengobati luka kita di masa depan. Karena perang kita adalah perang jangka panjang. Kalau perang jangka pendek strateginya adalah potong jembatan di belakang kita, tapi kalau jangka panjang, siapa yang supplynya paling kuat dialah yang menang.

Supply kita bukanlah uang, supply kita adalah kemauan dan kemampuan untuk berterima kasih.

Berikut informasi yang saya kumpulkan:

Dari situs kantor berita kemanusiaan:
Sulawi veteran asal Kedungturi, Gudo, Jombang, Jawa Timur, Prajurit berprestasi jaman Presiden Soekarno yang sekarang tinggal di bangunan sempit dan terlilit hutang.

Dari Tribun Medan:
Ada Veteran yang jual kalender demi menyambung hidup

Dari sidorukun.com:
Pak Tarmidi Pejuang 10 November Surabaya Terkapar tidak mampu berobat,
Pak Hadi Pranoto Pejuang melawan Agresi militer Belanda, kini jadi Pemulung Sampah
Pak Emin Dudung Pejuang 45, kini jadi Tukang Timbang Keliling
Pak Pairin veteran Kediri, kini membuat kandang ayam dari bambu untuk hidup
Ibu Astuti Anggota PMI saksi Perang 10 November di Surabaya, kini kadang susah mendapatkan makanan.

Dari Intisari online:
Pak Muahir Ladari veteran Operasi Seroja, kini jadi Pemulung

Dari Sorot Magelang:
Pak Tohir (89) Pejuang Kemerdekaan yang tinggal di Gubug Reot

Sori, linknya saya tidak bisa berikan semua karena batasan blog ini, tapi bisa dicari dengan kata kunci “veteran miskin”

Kemiskinan di dunia ini bukanlah akan waktu, uang, ataupun energi, tapi akan solusi – solusi yang saling menguntungkan. Sumber solusi harus dijaga dan dihormati, tidak terbatas jumlah solusi yang bisa dibuat oleh kita umat manusia. Tapi tingkat ketersediaan solusi-solusi yang saling menguntungkan di masyarakat begitu menyedihkan.
Mungkinkah karena selama ini kita salah?

Share This Post

3 Comments

  1. PSI sukses di pemilu 2019

  2. Jokowi SRIMULYANI.. JOSS.. Plg cocok u indonesia. Saling mengisi Pakde ngurusin selain ekonomi.. Bu sri yg selesaikan masalah ekonomi negara kita.

  3. 1.Mendagri DJAROT. 2.MEN IAT n kep.BPN. BASUKI. 3. MEN BIROKRASI BU RISMA. 4.MENKES LIE DHARMAWAN. 5. MEN TRANSMIGRASI BUDIMAN SUDJATMIKO. 6. MEN OR SUSI SUSANTI. 7. KA BAPPENAS BAMBANG. 8. MENHAN AGUS YDH 9. MENLU BU RETNO.. yg lain blm cocok.

Leave a Reply

Lost Password

Register

Social Login